5 Perbedaan Keramik dan Granit Serta Tips Memilihnya

Azura Hills – Perbedaan Keramik dan Granit. Lantai memiliki peranan yang sangat penting untuk estetika sebuah rumah, oleh karena itu harus dibuat semenarik mungkin agar lebih nyaman. Lantai rumah sendiri ada beberapa jenis yaitu granit dan keramik. Lalu, apa perbedaan keramik dan granit? Pada artikel kali ini kita akan membahas apa saja perbedaan dan tips memilihnya.

Lantai granit dan keramik ini merupakan jenis material yang paling banyak dipilih dan digunakan. Kedua jenis lantai tersebut memberikan tampilan yang estetik pada hunian. Bahkan, granit dan keramik menawarkan berbagai motif dan warna yang dapat disesuaikan dengan konsep rumah Anda.

perbedaan keramik dan granit

Perbedaan Lantai Granit dan Keramik

Banyak orang beranggapan jika perbedaan pada lantai keramik dan granit hanya terbatas pada harganya saja. Namun, kedua jenis material tersebut memiliki beberapa perbedaan yang cukup terlihat. Lalu, apa saja bedanya lantai granit dan keramik? Berikut, di antaranya:

1.  Bahan Dasar yang Digunakan

Banyak sekali pertanyaan yang sering kali diajukan para calon pembeli seperti apakah lebih bagus keramik atau granit? Sebenarnya, keramik dan granit mempunyai fungsi yang sama. Tetapi, untuk bahan dasar pembentuknya bisa dibilang berbeda.

Pada keramik dibuat menggunakan tanah liat dicampur dengan lempung bola, kaolin, feldspar, kuarsa dan juga air agar mempunyai kualitas yang baik. Sedangkan pada granit dibuat dari kuarsa, feldspar, mika, amfibol dan juga sejumlah mineral tambahan yang membuat tampilannya menjadi lebih unik.

2.  Cara Pembuatan Material

Selain dari bahan dasar, cara pembuatan dari kedua material tersebut juga berbeda. Untuk granit terbentuk dari magma panas yang membeku secara alami karena adanya tekanan. Untuk bisa mendapatkan hasil yang terbaik, granit perlu dibakar menggunakan suhu sekitar 1.230°C. Karena sifatnya yang kuat dank eras, granit ini membutuhkan proses pemotongan dan pressing agar permukaannya lebih rata.

Sedangkan keramik terbuat menggunakan tanah liat yang dibakar menggunakan suhu sekitar 1.000°C. kemudian agar tampilannya mengkilap, pada bagian atasnya dilapisi dengan glaze.

Lain halnya dengan granit yang sifatnya kuat, keramik ini lebih kaku dan rapuh. Tetapi granit juga lebih tahan dari gesekan dan benturan.

Lalu, “Apakah granit harganya lebih mahal dibandingkan keramik?” Tentu saja benar. Hal tersebut tak lepas dari daya tahan granit yang terbilang lebih kokoh dank eras karena bentukan dari batuan igneus, felsic dan intrusif. Hal tersebut sangat cocok untuk sebuah hunian yang membutuhkan dasar kuat. Bahkan, masa penggunaan granit cenderung lebih panjang.

3.  Tampilan Fisik Material

Perbedaan keramik dan granit juga terlihat dari fisiknya, yaitu tampilan dan ukurannya. Ukuran dari granit standarnya adalah 40×40 cm dan 60×60 cm. sedangkan untuk keramik ukuran standarnya adalah 20×20 cm dan 30×30 cm.

Meskipun demikian, tak perlu khawatir karena masih ada variasi ukuran granit dan keramik yang lebih kecil maupun lebih besar. Jadi, keduanya bisa disesuaikan dengan kebutuhan Anda.

Selain dari ukurannya, perbedaan lain dari kedua material tersebut adalah motifnya. Secara umum, lantai granit hanya memiliki motif khas yang terbentuk alami. Sedangkan motif keramik cenderung lebih bervariasi. Granit juga mempunyai window frame yang lebih rata dan presisi. Sedangkan pada keramik tampak bergelombang.

Selain itu dari warnanya, granit cenderung lebih cerah dibandingkan dengan keramik. Anda perlu tahu jika semakin tinggi tingkat kecerahannya, semakin rendah pula penyerapannya. Hal tersebut yang membuat granit mempunyai daya serap sekitar 0.05%, sedangkan untuk keramik mencapai 7%.

4.  Perawatan Granit dan Keramik

Perbedaan keduanya juga ada pada perawatannya, dimana lantai keramik cenderung lebih mudah dibersihkan saat terkena cairan, noda maupun kotoran. Bahkan, keramik tidak membutuhkan perawatan khusus. Jadi, akan lebih hemat biaya perawatannya. Sedangkan lantai granit lebih sulit dibersihkan dan membutuhkan perawatan khusus, terutama untuk menjaga kualitasnya.

5.  Harga Material

Perbedaan yang mencolok tentu saja terlihat pada harganya, dimana granit lebih relatif lebih tinggi dibandingkan keramik. Tak bisa dipungkiri jika hal tersebut menjadi salah satu aspek yang perlu dipertimbangkan oleh para calon konsumen sebelum membeli material untuk bagian lantai.

Meskipun demikian, harga granit yang relatif tinggi tentunya bukan tanpa alasan. Granit ini lebih unggul dibandingkan keramik dalam berbagai aspek. Misalnya daya tahan penggunaan, kekuatan dan tentunya efek tampilan yang diberikan pada rumah Anda.

Tips Memilih Lantai Granit dan Keramik

Jika Anda masih merasa bingung dalam memilih lantai keramik atau granit, berikut ini beberapa tips yang bisa Anda terapkan:

1.  Sesuaikan Dengan Konsep Hunian

Menyesuaikan jenis lantai dengan konsep hunian tentunya sangat penting, tujuannya agar menciptakan tampilan yang estetik dan menarik. Lantai granit dengan motif batuan akan memberikan tampilan yang lebih modern, elegan dan juga menciptakan suasana lebih alami. Selain itu penggunaan lantai keramik custome juga dapat memberikan tampilan yang terkesan unik.

2.  Perhatikan Fungsi Ruangan

Anda juga perlu memperhatikan fungsi ruangan agar lebih mudah untuk menemukan jenis lantai yang tepat. Untuk area basah, misalnya kamar mandi dan dapur sangat disarankan menggunakan lantai keramik karena lebih tahan air.

Sedangkan pada ruangan yang mempunyai aktivitas tinggi seperti ruang tamu, ruang keluarga atau kamar bisa menggunakan lantai granit agar tampilannya lebih menarik.

3.  Lihat Ukuran Lantai

Lantai yang berukuran besar cenderung memberikan kesan yang luas dan mewah karena tidak membutuhkan banyak sambungan nat. Tetapi, di area kamar mandi, outdoor dan juga teras disarankan menggunakan lantai granit atau keramik dengan ukuran yang lebih kecil.

Setelah memahami apa saja perbedaan keramik dan granit, sekarang Anda bisa menentukan pilihan yang sesuai untuk hunian impian. Jika Anda ingin pijakan kaki yang nyaman dan memiliki budget lebih bisa memilih granit. Sedangkan jika budget terbatas bisa menggunakan keramik.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *